Minggu, 25 April 2010

Tumbuhnya Kekuatan 'Blog'

SEBAGAI satu aktivitas di internet, blogging atau mengelola jurnal online (blog) terus berkembang dari hari ke hari. Aktivitas ini di luar negeri malah sudah bisa berimbas kepada pengawasan lebih ketat terhadap isi berita media tradisional. Bagaimana dengan blogging di Tanah Air?

Blog yang merupakan singkatan istilah web log (catatan di situs internet) dipopulerkan pertama kali oleh Jorn Barger pada 1997. Semula halaman blog digunakan semata-mata untuk menulis pengalaman sehari-hari dari blogger atau penulis blog. Namun sekarang pengisi blog bukan hanya individual saja, tapi juga perusahaan besar, politisi sampai para calon presiden di luar negeri.

Belakangan blog malah digunakan untuk merespons pemberitaan yang dinilai para blogger kurang akurat. Ini terlihat pada kasus stasiun televisi CBS di Amerika Serikat (AS) yang diprotes para blogger dalam pemberitaan perang Irak sampai akhirnya stasiun tersebut meminta maaf dan penyiar terkenalnya, Dan Rather, mengundurkan diri.

Popularitas blog di luar negeri juga terlihat dari hasil survei Pew Internet dan American Life Project beberapa waktu lalu. Dari data yang dikumpulkan dari para pengakses internet di AS, terlihat kenaikan cukup besar dari jumlah pembaca blog. Tercatat 27% pengakses internet itu, atau sekitar 32 juta orang, mengaku pernah membaca blog.

Jumlah blog juga meningkat. Masih dari survei yang sama, dikatakan bahwa pada akhir 2004 terdapat 7% orang dewasa di AS, atau sekitar 8 juta orang, yang menulis jurnal online.

Peran blog biasanya terasa pada saat terjadi peristiwa penting. Kejadian 11 September misalnya telah menumbuhkan aktivitas blog sayap kanan di AS yang mendukung pemerintahnya memerangi terorisme. Blog yang bermuatan politik juga sering dibaca menjelang pemilu presiden. Survei Pew Internet misalnya menyebutkan, 9% pengakses internet di AS rajin membaca blog politik selama masa kampanye presiden 2004 lalu.

Lalu bagaimana dengan blogger Indonesia? Meski belum ada survei resmi, jumlah pengisi jurnal online tersebut terlihat cukup banyak. Menurut Enda Nasution, seorang blogger yang aktif menulis blog sejak 2001, aktivitas blogging di Indonesia menunjukkan indikasi maju. Bukan saja jumlahnya tapi juga kualitas dan intensitasnya. Ini terlihat dari pertumbuhan blog yang tidak lagi sekadar blog pribadi saja.

"Mereka yang sudah comfortable dengan media ini, sekarang mulai bereksperimen menggunakan format blog untuk kepentingan lain yang sifatnya lebih informational atau istilah saya dengan tema khusus, sehingga sudah umum sekarang teman-teman blogger Indonesia yang memiliki blog lebih dari satu buah," ungkap Enda melalui e-mail kepada Media pekan lalu.

Aktivitas blogger lokal sendiri sempat dikecam pengamat multimedia Roy Suryo. Dosen Universitas Gadjah Mada ini menilai masih banyak blog lokal yang sifatnya main-main, tidak serius, sehingga sulit menyamai kualitas blog di luar negeri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar